Ikutiaturan pertama dan bagi angka atas dengan angka pecahan terbawah: 16 dibagi 3 = 5. Sisanya adalah 1; Dalam hal ini, bilangan bulatnya adalah "5" 1 akan ditulis sebagai pembilang atau angka atas dan 3 akan ditulis sebagai penyebut atau angka bawah. Fraksi yang dihasilkan dari bilangan campuran: 1/3; Angka campurannya adalah 5. BerapaAngka Berikutnya 5 3 6 4. 3⁸ = 656 1 kelipatan 4. 3 digit angka genap (angka 8, 2, 6) 3 digit. Ada beberapa pola soal tes deret angka yang bisa kita kenali. 3⁴ = 8 1 3⁵ = 24 3.Di antaranya dalah sebagai berikut: 19, 25, 45, 87, 159 apa nomor berikutnya dalam Materiminggu ke-2 daring kelas VIII. Pada pelajaran kali ini, kita akan menemukan suku berikutnya dari suatu pola barisan bilangan sebelumnya. Ingat bahwa pola bilangan adalah rangkaian dari beberapa angka yang membentuk pola yang tertentu. Contoh. Temukan dua suku berikutnya dari pola barisan berikut; 5, 11, 23, 47, Jawab. 5, 11, 23, 47, Berikutadalah 4 bilangan yang diperoleh dari 2ⁿ dengan n = 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya. Agar keempat bilangan tersebut membentuk barisan 2, 2, 12, 10, , caranya adalah sebagai berikut: Jadi bilangan 2ⁿ tersebut kita +0 , -2 , +4 , -6, berarti bilangan berikutnya +8. DeretFibonacci adalah susunan angka unik dimana angka berikutnya berasal dari 2 angka sebelumnya. Berikut contoh urutan deret fibonacci: 610, 987, , 4181, 6765, Sebagai contoh, angka 5 didapat dari penjumlahan 2 deret sebelumnya (2+3), angka 8 didapat dari 5+3, angka 13 didapat dari 8+5, dst. 12. Penulisan Konstanta; 13 AngkaBerikutnya dalam Urutan. Jadi, setelah 2 2 12 10, angka berikutnya dalam urutan ini adalah 120. Pola matematika yang ditemukan adalah mengalikan angka sebelumnya dengan suatu bilangan bulat, dengan memperhatikan hasil perkalian sebelumnya. Urutan ini dapat dituliskan sebagai berikut: 2 2 12 10 40 120. Kesimpulan .

angka berikutnya dari 2 2 12 10