Demoburuh vs sopir angkot, Gus Ipul: mogok tidak selesaikan masalah Ribuan buruh Jawa Timur dan sopir angkutan konvensional Kota Surabaya kembali mogok kerja. Mereka turun ke jalan untuk melakukan protes langsung kepada Gubernur Jatim di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (31/10/2017) siang. Akibat aksi mereka ini sejumlah Menurutayah yang memberikan nama, Riko itu artinya Republik Indonesia Company. Sedangkan Parmato adalah permata. Ayah mau saya jadi anak yang berguna untuk republik ini dan bercahaya bak permata. Ayah mengharapkan saya kalau besar menjadi permata yang akan berkilauan buat keluarga. Orangorang menengah ke ba wah waktu itu sangat terbantu oleh jamu-jamu ini, mulai dari tukang becak, sopir angkot dan bus kota, sampai kuli bangunan. Pemasaran dilakukan dengan agresif melalui ja ringan distribusi secara langsung. Irawan setidaknya sudah menemui langsung puluhan ribu distributor, agen, pedagang jamu gendong atau pemilik kios jamu. Aksimogok angkot di Surabaya diwarnai sweeping angkutan online. Mereka mengusir semua kendaraan online yang menggunakan pelat nomor warna hitam. Bahkan Sopir angkot di Depok merasa 'ditipu' Perwal atur angkutan online. Penyedia jasa angkutan tidak puas dengan perwal tersebut. Perwal hanya ASAHAN| EXPOSSIDIK.COM: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si menyerahkan Petikan Keputusan Bupati Asahan Nomor 37.1-BKD-Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Keputusan Bupati Asahan Nomor 43-BKD-Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan di Ketua Bidang Buruh dan Warga Miskin Kota Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Surabaya Habibus Shalihin mengatakan ada lebih dari 3.000 massa akan bergerak ke tengah Kota Surabaya. Mereka terdiri dari gabungan 50 organisasi baik dari organisasi buruh, tani, mahasiswa, dan kaum miskin kota. . detikNewsSelasa, 03 Okt 2017 1520 WIB Demo Angkot Damai, Polisi Terima Kasih Konco-konco Sopir Demo angkutan umum di Surabaya hari ini berjalan lancar. Suasana demo berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa ada tindakan ricuh, apalagi anarki. SURABAYA, - Ribuan buruh dan ratusan unit angkutan kota konvensional Surabaya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 31/10/2017. Akibatnya, wilayah tengah kota lumpuh karena aksi demonstrasi tersebut. Pantauan para buruh menggelar orasi di depan Gedung Negara Grahadi. Sementara sopir angkutan konvensional memarkir kendaraannya memenuhi Jalan Gubernur Suryo Surabaya. Akibatnya, ruas jalan tengah Kota Surabaya ditutup. Penutupan jalan juga dilakukan di sepanjang Jalan Tunjungan. Sedangkan arus lalu lintas dialihkan melalui jalan lainnya. Aksi sopir konvensional digelar untuk mendesak Gubernur Jatim memberlakukan regulasi peraturan gubernur Pergub yang membatasi beroperasinya angkutan berbasis aplikasi online. "Jika tidak segera diterapkan, maka akan mematikan usaha sopir angkutan konvensional," kata Hamid, koordinator dari Serikat Pekerja Transportasi Jawa Timur.Baca juga Tolak Taksi Online, Ribuan Sopir Taksi Konvesional Demo Wali Kota BatamTRIBUNNEWS / DANY PERMANA Ilustrasi buruhKata dia, rencana Pergub Pembatasan Angkutan Online sebenarnya sudah ada. Hal itu dibuat berdasarkan masukan dari pengusaha angkutan kota. Namun dia tidak mengerti mengapa sampai saat ini Perbup tersebut belum ditetapkan. Di Surabaya saja, menurut Hamid, jumlah angkutan daring lebih dari Sementara jumlah layanan angkutan kota masih sekitar Sementara itu, kelompok buruh yang menggelar aksi di lokasi yang sama, menuntut adanya upah mininum sektoral di daerah padat industri. Mereka menolak kenaikan cukai rokok dan menolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Kompas TV Ada Larangan, Ribuan Sopir Angkutan Online Ini Unjuk Rasa Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Danarto warga Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah penumpang Bus Pariwisata yang mengalami kecelakaan di Bukit Bego, Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul, berbagai kisahnya. Ditemui di rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul, memulai kisahnya, Danarto saat kejadian kejadian berada di samping sopir. Korban selamat kecelakaan bus pariwisata di Imogiri, Bantul Tribun Jogja Sebelum kejadian ketika berada di tanjakan tinggi, bus sudah tidak kuat kemudian penumpang turun. Namun selanjutnya penumpang naik lagi setelah bus sudah berada di atas. "Penumpang histeris saat tidak kuat menanjak. Kernet suruh turun kasih balok,"terangnya. Pada posisi di sisi atas jalan penumpang sudah naik lagi, kondisi bus tampak normal. Danarto sempat mendengar pembicaraan sopir dan kernet kemungkinan filter bus kotor atau bermasalah. Sopir menyebut sepertinya filter solar kendaraan kotor. untuk informasi pada mesin diesel, filter solar mempengaruhi tenaga/tarikan kendaraan saat berjalan Kernet menimpali seminggu sebelumnya lewat jalur ini tidak ada masalah. "Baru satu minggu kita dari sini tak apa-apa,"kata Danarto mengulang pembicaraan kernet bus. Setelah mendengar pembicaraan sopir dan kernet, Danarto mengaku perasaan sudah tidak enak. Hingga akhirnya sampai di beberapa kali tikungan mulai tampak ada masalah. Jajaran kepolisian melakukan olah TKP di Bukit Bego, Imogiri, Bantul, Senin 7/2/2022. TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN "Sopir saat mulai menganti persneling agak gimana gitu, kayaknya sudah gak masuk,"kata Danarto mengingat kejadian itu. Ditikungan keempat persneling sudah tidak bisa padahal kondisi jalan sudah turun. "Dia ambil rem tapi sudah tak bisa bermain lagi,"katanya. Danarto sempat coba tanya ke sopir bagaimana kondisi kendaraan namun belum sempat dijawab. "Semua diam, kelihatannya panik, mungkin blong. SUdah bolak balik oleng mau dihantamin kemana." Bus sempat berpapasan dengan kendaraan lain dari bawah arah menanjak. "Kalau dihantam ke kendaraan takut habis, kiri jurang, akhirnya ambik ke kanan, iya tebing"katanya. Begitu dapat tebing, Danarto mengaku terlempar keluar kemudian masuk selokan. "Saya tidak pingsan, lalu saya merangkak naik. Dibelakang saya ada orang. Saya naik cari anak dan keluarga, ketemu anak saya yang itu,"sambil menunjuk kamar sebelah yang dihuni anaknya. Selanjutnya bisa menemukan istrinya yang berada di dekat bus. "Selanjutnya ketemu mertua,"ujarnya. Baca juga KISAH Saksi Mata Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Bantul, Tak Sengaja di TKP SURABAYA, Kawasan tengah kota Surabaya macet total, Kamis 19/11/2015. Selain karena aksi ratusan sopir angkutan kota angkot, ada pula aksi ribuan buruh yang menuntut upah layak dan menolak Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Aksi sopir angkot di DPRD Surabaya belum usai, ratusan kendaraan angkot masih terpakir memenuhi Jalan Yos Sudarso dan sebagian Jalan Gubernur Suryo. Tepat pukul WIB, lebih dari seribu buruh menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo. Kedua ruas jalan Jl Yos Sudarso dan Jl Gubernur Suryo itu pun akhirnya ditutup total. Arus lalu lintas yang menuju jalan di kawasan tengah kota itupun lumpuh. Polisi berupaya mengalihkan arus lalu lintas ke jalur lain untuk mengurai kemacetan. Di depan gedung Negara Grahadi, buruh dari berbagai elemen dan dari berbagai daerah khususnya dari kawasan industri ring I Jawa Timur seperti Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, dan Surabaya sendiri, menggelar aksi dengan berorasi dan menggelar spanduk."PP 78 akan membelenggu kesejahteraan buruh karena kenaikan upah dipatok 11 persen dari UMK sebelumnya," kata salah satu koordinator aksi buruh, Sunandar. Sebelumnya, ratusan sopir angkot se-Surabaya menggelar aksi mendesak pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah nomor 74 tahun 2014 yang mewajibkan angkot harus berbadan hukum minimal perseroan terbatas atau koperasi. Kebijakan tersebut dinilai juga memberatkan sopir angkot di Surabaya. Saran ane buat buruh, lanjutkan demo terus klo perlu tiap hari sampai UMR bisa dipakai nyicil avanza karena itu bukti buruh telah sejahtera resiko di PHK ga usah dipikirkan, yg penting demo Surabaya - Demo sopir angkutan kota angkot memicu kemacetan parah di jantung Kota Surabaya. Driver transportasi online juga menjadi angkot sempat bersitegang dengan ojek online. Mereka menghalau pengemudi ojek online yang mangkal di depan Hotel Sahid, Jl Sumatera yang tak jauh dari lokasi aksi blokade di Jembatan Gubeng. Sopir angkot membanting 4 helm milik ojek online dan memaksanya pergi. Para sopir tersebut menuntut pemberlakuan Peraturan Menteri PM No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. "Tadi ada 4 ojek online jadi korban di depan Hotel Sahid saat mangkal," kata salah satu petugas Tim Odong-Odong Satpol PP. Hingga pukul WIB, sopir angkot melanjutkan perjalanannya ke Jalan Yos Sudarso. Sementara arus lalu lintas masih terpantau Surabaya Kombes Pol M Iqbal menyerukan kepada para sopir angkot yang demo untuk berlaku tertib dan tidak berbuat kekerasan."Hormatilah yang lain, jika anarkis tentu akan kita tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," kata M Iqbal saat dihubungi. fat/ugik

pidato tentang sopir angkot dan buruh demo surabaya macet total